Logo

Logo
Rolling go touring

Rabu, 27 April 2011

helm standard nasional indonesia




H e l m s t a n d a r d y a n g t e l ah d i g a u n g k a n b e b e r a p a t a h u n s i l am me n g a l am i r e v i s i o l e h p eme r i n t a h i n d o n e s i a . U n t u k s e l u r u h w i l a y a h n a s i o n a l i n i , p ema k a i a n h e l m y a n g mema n g s u d a h wa j i b , ma s i h h a r u s meme n u h i S t a n d a r N a s i o n a l I n d o n e s i a ( S N I ) . S e p e r t i a p a k a h k e t e n t u a n - k e t e n t u a n a g a r s u a t u h e l m b i s a d i k a t a k a n meme n u h i s t a n d a r . . ? i n i d i a , ,
Syarat-syarat helm memenuhi Standard Nasional Indonesia : |
| \/ 1. Bahan • Bahan harus kuat dan bukan dari bahan logam,
• Tahan terhadap suhu antara 0 derajat Celsius sampai dengan 55
derajat Celsius dan dapat bertahan
selama minimal 4 jam pengujian
• Tahan terhadap radiasi ultra violet dan tahan terhadap pengaruh bahan
kimia seperti premium, sabun, air,
deterjen dan bahan kimia yang biasa
ada disekitar kita
• Bahan pelengkap helm harus tahan lapuk, tahan air dan tidak dapat
terpengaruh oleh perubahan suhu
• Bahan yang diperguankan tidak boleh menyebabkan penyakit pada
kulit atau iritasi.
• Tahan tehadap benturan. 2. Ukuran dan bentuk helm • Secara konstruksi helm standart terdiri dari tempurung dari bahan yg
keras dengan permukaan yang halus
dibawahnya terdapat bahan peredam
benturan dan yang terakhir terdapat
tali pengikat
• Helm memiliki tinggi minimal 114 milimeter yang diukur dari titik
tertinggi helm ke bidang utama yaitu
bidang horizontal yang melalui lubang
telinga dan bagian bawah dari
dudukan bola mata,
• Keliling lingkaran bagian dalam helm (mm) adalah sebagai berikut:
S Antara 500 – kurang dari 540 M Antara 540 – kurang dari 580 L Antara 580 – kurang dari 620 XL Lebih dari 620
• Terdapat peredam kejut/benturan bagian dalam tempurung dengan
ukuran tebal minimal 10 mm
• Tali pengkat helm yang biasanya diikatkan pada dagu mempunyai
lemar minimal 20 mm dan berfungsi
sebagai pengikat helm pada saat
dikenakan di kepala dan dilengkapi
dengan penutup telinga dan tengkuk,
• Tempurung tidak boleh ada tonjolan keluar yang tingginya melebihi 5
milimeter dari permukaan luar
tempurung dan setiap tonjolan harus
ditutupi dengan bahan lunak dan
tidak boleh ada bagian tepi yang
tajam, • Lebar sudut pandang sekeliling sekurang-kurangnya 105 derajat
pada tiap sisi dan sudut pandang
vertikal sekurang-kurangnya 30
derajat di atas dan 45 derajat di
bawah bidang utama.
• Helm harus dilengkapi dengan pelindung telinga, penutup leher, pet
yang bisa dipindahkan, tameng atau
tutup dagu.
• Memiliki daerah pelindung helm • Helm tidak boleh mempengaruhi fungsi aura dari pengguna terhadap
suatu bahaya. Lubang ventilasi
dipasang pada tempurung
sedemikian rupa sehingga dapat
mempertahankan temperatur pada
ruang antara kepala dan tempurung. • Setiap penonjolan ujung dari paku/ keling harus berupa lengkungan dan
tidak boleh menonjol lebih dari 2 mm
dari permukaan luar tempurung.
• Helm harus dapat dipertahankan di atas kepala pengguna dengan kuat
melalui atau menggunakan tali
dengan cara mengaitkan di bawah
dagu atau melewati tali pemegang di
bawah dagu yang dihubungkan
dengan tempurung.

A p a k a h h e l m a n d a s u d a h meme n u h i S t a n d a r N a s i o n a l I n d o n e s i a . . ?

Sumber : jupiter padang club

Tidak ada komentar:

Posting Komentar